Bandar Ditembak, BNN Sulteng Tangkap Sabu Senilai Rp1,8 Miliar

Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menangkap tiga orang pengedar narkotika jenis sabu sekaligus barang bukti seberat satu kilogram senilai Rp1,8 miliar. Salah satu tersangka yang bertindak sebagai bandar terpaksa ditembak, karena melakukan perlawanan saat disergap.

Ketiga pelaku yang ditangkap di tempat berbeda di Kota Palu, Senin (3/4/2017) sekira Pukul 15.30 WITA. Salah satu dari tersangka seorang wanita berinisial MG warga Jalan Komodo Kelurahan Talise, dan AAW alias Opo warga Jalan Pattimura Palu. Sedangkan AAC alias Ko Adi, warga BTN Palupi Permai Kota Palu, terpaksa dihadiahi timah panas di betis kiri, karena melarikan diri saat ditangkap.

Menurut Kepala BNN Sulteng, Brigjen Pol Tagam Sinaga, penangkapan kali ini berdasarkan informasi warga yang kemudian segera ditindaklanjuti oleh petugas BNN di lapangan.

Ketiga pelaku merupakan jaringan dari Malaysia dan rencananya sabu tersebut akan diedarkan di Kota Palu. Sabu senilai Rp1,8 miliar ini masuk ke Kota Palu melalui jalur laut dari Kalimantan.

“Ini hasil dari kerja tim kami selama dua bulan. Dalam operasi ini berhasil menangkap tiga tersangka serta barang bukti satu kilogram,” kata Sinaga di Kantor BNN Provinsi Sulteng, Selasa (4/4/2017).

Selain mengamankan sabu seberat satu kilogram, petugas juga mengamankan sejumlah uang tunai dan beberapa unit handphone.

Penyidik BNN Sulteng masih terus mengembangkan kasus ini lebih lanjut untuk mengidentifikasi pelaku lainnya yang masih berkeliaran. Sementara itu ketiga pelaku akan dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati.[***]

FOTO: AAC alias Ko Adi (duduk) warga BTN Palupi Permai Kota Palu, yang ditembak betis kiri saat ditangkap petugas BNN Sulteng.

 

Sumber: http://www.jurnalsulawesi.com/

Leave a Reply